Mengubah Tema Standar WordPress

Mengubah Tema Standar WordPress

SUMBER: SUHANTO.COM

Tema atau theme menentukan tampilan blog WordPress kita. Dalam posting ini saya akan membahas tentang bagaimana kita bisa mengubah tema standar WordPress yang secara otomatis terpasang pada saat kita menginstal WordPress. Hal ini tentu saja sangat mudah karena di WordPress sudah ada fitur-nya dan tinggal memilihnya. Tulisan ini akan melengkapi segi kemudahan tersebut dengan menambahkan informasi yang berkaitan dengan penerapan Bahasa Indonesia pada tema yang kita pilih.

Apa itu WordPress dan bagaimana WordPress bisa bermanfaat buat kita dalam ber-jualan online bisa dibaca dalam tulisan saya sebelumnya yang berjudul Jualan Online dengan WordPress. Sedangkan aspek bagaimana caranya, atau bagaimana memulainya bisa dibaca dalam tulisan Cara Pakai WordPress untuk Jualan Online. Tulisan ini melengkapi dua tulisan tersebut dengan fokus pada bagaimana caranya membuat tampilan toko online kita lebih cantik melalui pengubahan tema standar WordPress.

wordpress_1

WordPress memiliki dua tema standar yang bisa langsung kita pakai tanpa perlu mengunduhnya secara terpisah. Kedua tema standar tersebut adalah Default dan Classic. Secara tampilan keduanya memang benar-benar standar, dan kurang pas jika dipakai untuk jualan online. Lagi pula dengan memakai tema standar, kemungkinan besar banyak sekali situs dan blog lain yang menggunakannya, sehingga tampilan jualan online kita tidak begitu unik.

Kedua gambar berikut ini menampilkan tema WordPress standar. Gambar sebelah kiri (baca “Atas” admin.) adalah tema Default, sedangkan gambar sebelah kanan (baca “Bawah” admin.) tema Classic.

wordpress_2WordPress Tema Default

wordpress_3

WordPress Tema Classic

Jika kita menginginkan tema WordPress yang benar-benar unik dan sesuai dengan keinginan kita, tentu kita harus merancangnya sendiri. Hal itu tidak mudah karena memerlukan pengetahuan dan keterampilan grafis web. Cara yang lebih mudah adalah dengan mencari tema-tema WordPress yang sudah dibuat oleh orang lain dan di-share di web. Banyak yang bagus dan gratis, dan banyak juga yang berbayar.

Mencari dan Memilih Tema WordPress

Pertama kita harus menentukan apakah akan menggunakan tema WordPress yang gratis atau berbayar. Banyak sekali tema yang gratis di internet. Walaupun gratis, banyak juga diantaranya yang bagus dan tidak kalah dari tema yang berbayar. Kelebihan tema yang berbayar biasanya dari sisi keunikan, karena kita bisa membeli tema dengan perjanjian agar benar-benar unik. Untuk tahap awal, sebaiknya kita menggunakan tema yang gratis dulu.

Mencari tema WordPress gratis di internet sangat mudah. Pertama kita bisa mengunjungi web resmi WordPress yang menyediakan cukup banyak tema gratis dan bagus. Silakan kunjungi http://wordpress.org/extend/themes/ untuk melihat-lihat koleksi tema gratis dari WordPress.org. Setiap tema disertai dengan gambar mini yang menunjukkan tampilan dari tema tersebut. Gambar mini tersebut memudahkan kita untuk menilai tampilan sebuah tema.

Kita juga bisa mencari tema gratis WordPress dengan bantuan mesin pencari seperti google dan bing. Buka google dan mulai mencari dengan kata kunci ‘free wordpress theme’, dan kita akan segara melihat banyak sekali situs web yang menawarkan tema WordPress gratis. Silakan kunjungi dan lihat satu per satu sebelum kita menjatuhkan pilihan pada salah satunya.

Hal kedua yang harus kita mengerti adalah widget. Fitur widget pada WordPress mulai ada sejak versi 2.0. Widget adalah area yang bisa kita letakkan ke dalam sidebar WordPress tanpa kita perlu mengerti bagaimana cara meng-edit berkas WordPress secara langsung. Cukup dengan download widget, lalu di layar Dashboard kita tinggal drag-and-drop widget tersebut ke sidebar, maka secara otomatis widget tersebut akan terpasang di sidebar WordPress kita.

Tidak semua tema WordPress mendukung widget. Hal ini karena banyak dari tema-tema tersebut yang dibuat untuk WordPress versi sebelum 2.0 yang memang belum dilengkapi fitur widget. Jika sebuah tema tidak mendukung widget, maka kita akan kerepotan meng-edit berkas WordPress apabila kita memerlukan fitur tambahan di sidebar. Jadi usahakan hanya mengunduh tema yang mendukung fitur widget.

Untuk mengetahui apakah suatu tema mendukung widget atau belum, bisa dibaca pada situs penyedia tema tersebut. Biasanya tema yang sudah mendukung widget akan menyebutkan bahwa tema tersebut widget enabled atau support widget.

Mengubah Tema WordPress

Tema WordPress bisa diubah dari panel administrasi Dashboard. Namun, pada versi 2.8.2 yang saya pakai, pengunduhan tema dari Dashboard selalu mengalami kegagalan. Alternatif-nya adalah dengan cara mengunduh tema tersebut secara manual, kemudian mengirimkannya kepada layanan bantuan dari tempat hosting kita, dan meminta bantuan untuk disalinkan file tersebut ke direktori theme dari WordPress kita.

Setelah tema yang hendak kita pakai sudah tersedia, secara otomatis tema tersebut akan muncul di layar ‘Kelola Tema’. Gambar berikut menunjukkan contoh sebuah tema yang bernama Arclite sudah muncul dalam layar ‘Kelola Tema’.

wordpress_4Klik pada gambar miniatur tema tersebut untuk memperlihatkan layar pra-tampil dari tema WordPress tersebut sebelum kita benar-benar memilihnya. Dalam layar pra-tampil kita bisa melihat versi sesungguhnya dari tema tersebut. Jika kita sudah benar-benar yakin untuk menggunakan tema tersebut, klik link Activate "[nama tema]" yang terletak di sebelah kanan atas layar pra-tampil. Gambar berikut menunjukkan layar pra-tampil dari tema Arclite yang saya pakai sebagai tema WordPress dalam demo ini.

wordpress_5

Jika sudah diaktifkan, tema tersebut bisa langsung kita lihat di halaman depan. Semua halaman WordPress kita sekarang sudah menggunakan tema yang baru tersebut. Tetapi ada satu hal yang perlu kita perhatikan, yaitu perubahan bahasa. Sebelumnya kita sudah mengkonfigurasi WordPress kita dengan Bahasa Indonesia, namun begitu mengganti tema, sebagian besar bahasa WordPress kita berubah menjadi bahasa Inggris.

Perubahan bahasa ini hanya terjadi pada kata-kata selain isi dari tulisan kita. Contohnya kata-kata ‘ditulis oleh’ berubah menjadi ‘posted by‘. Sementara isi dari tulisan kita tetap tidak akan berubah ke bahasa Inggris. Apabila hal ini tidak menjadi masalah, berarti konfigurasi tema telah selesai. Namun apabila hal ini dianggap mengganggu, kita perlu mengerti sedikit tentang aspek bahasa pada tema WordPress.

Tema WordPress Bahasa Indonesia

WordPress mendukung multi bahasa. Bahkan edisi khusus WordPress berbahasa Indonesia pun tersedia. Bahasa Indonesia yang terpasang pada WordPress standar hanya berlaku bagi berkas-berkas asli yang berasal dari satu paket yang sama pada saat kita mengunduh WordPress. Berkas-berkas yang ditambahkan berikutnya, berupa plug-in dan tema tambahan tidak secara otomatis mendukung Bahasa Indonesia.

Tidak semua tema WordPress mendukung multi bahasa. Untuk mengetahui apakah sebuah tema mendukung multi bahasa atau tidak, kita bisa meng-ekstrak arsip tema yang kita download pada langkah sebelumnya ke sebuah folder di komputer kita. Kemudian perhatikan struktur folder dari tema tersebut. Jika kita bisa menemukan folder lang yang di dalamnya mengandung file-file yang berakhiran .po dan .mo, berarti tema tersebut mendukung multi bahasa. Gambar di bawah ini memperlihatkan struktur folder tema Arclite yang mendukung multi bahasa.

wordpress_6

Walaupun sebuah tema WordPress mendukung multi bahasa, belum tentu tema tersebut mendukung Bahasa Indonesia yang siap pakai. Tema yang mendukung Bahasa Indonesia dan siap pakai akan memiliki berkas terjemahan id_ID.po dan id_ID.mo dalam folder lang. Jika kedua berkas tersebut tidak ada berarti harus ditambahkan sendiri. Mengedit berkas .po dan mengkompilasinya menjadi berkas .mo adalah pekerjaan teknis yang cukup menyita waktu dan di luar cakupan tulisan ini. Oleh karena itu lebih baik kita mencari tema multi bahasa yang sudah mendukung Bahasa Indonesia, atau mencari berkas-berkas id_ID.po dan id_ID.mo dari sebuah tema di internet melalui bantuan mesin pencari.

Kesimpulan

Tampilan standar WordPress perlu kita ubah untuk membuat blog atau situs kita lebih cantik dan unik. Tema-tema WordPress baik yang gratis maupun yang berbayar bisa kita cari dan unduh lewat internet. Memasang tema WordPress sangat mudah karena sudah disediakan layar ‘Kelola Tema’ yang terdapat dalam dashboard WordPress. Agar kita tetap bisa menggunakan Bahasa Indonesia, tema yang kita pakai harus mendukung fitur multi bahasa dan memiliki berkas terjemahan Bahasa Indonesia.

3 Tanggapan

  1. hai,
    senang bertemu Anda melalui blog ini sy Agus Suhanto, tulisan yg bagus🙂 … lam kenal yee

    ____________
    -slonongboy-

    Makasih mas atas kunjungannya,
    makasih juga tulisan mas udah di copas disini hee..he..he..🙂

  2. aku kok nda mudeng yah??

    aku nda bisa ni…..sampe pusing akuh….

    blog Q tetep jelek…

  3. Tapi yang berubah cuma halaman-halaman isi, sedangkan beranda masih memakai tema lama. Kenapa?

    ____________
    -slonong boy-

    Mas andy coba ditanyakan ditanyakan ke penulis artikel diatas ini link nya
    http://suhanto.com/2009/08/mengubah-tema-standar-wordpress

    masalahnya saya sendiri belum mencoba jadi nggak bisa menjawab.
    sorry ya 🙂 !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: